Konjungsi menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah [1] kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat [2] pertemuan atau papasan semu antara dua benda langit atau lebih. Terkadang kalian melihat konjungsi yang penulisannya diawali koma dan juga setelah konjungsi menggunakan koma.
Meski kelihatannya sepele, tapi tidak banyak yang memperhatikan aturan penulisan tanda koma dalam konjungsi. Jadi penulisan konjungsi itu ada 3 macam yang berkaitan dengan koma. Pertama konjungsi yang ditulis dengan koma sebelum kata konjungsi. Kedua penulisan koma setelah kata konjungsi. Ketiga kata konjungsi yang tidak didahului koma, atau dengan kata lain tidak menggunakan koma.
Bagi kalian yang tidak terlalu memperhatikan penulisan konjungsi beserta koma, mungkin informasi ini membuat kalian terheran-heran. Ternyata konjungsi ada juga aturan penulisannya. Nah, artikel ini mencoba menyampaikan kepada kalian semua, apa saja konjungsi penulisannya didahului tanda koma (,). Berikut konjungsi yang penulisannya didahului tanda koma (,):
- …., Kecuali
- …., Seperti
- …., Padahal
- …., Yaitu
- …., Tetapi
- …., Yakni
- …., Sedangkan
Nah, itulah beberapa kata konjungsi yang penulisannya didahului oleh tanda koma (,). Tentu jika sudah mengetahui, sebaiknya terus kalian perhatian dan kalian terapkan ketika menulis kalimat yang melibatkan konjungsi. Sebab apa? Bahasa merupakan media komunikasi, sehingga apabila ada yang kurang tepat dalam menggunakan (kesalahan meletakkan tanda koma, titik, dll), maka bisa mengundang salah tafsir.
Nah, bagi kalian yang mempunyai naskah siap untuk terbit, kalian bisa menggunakan jasa Penerbit Jejak Pustaka untuk menerbitkannya. Penerbit Jejak Pustaka menyediakan beberapa paket penerbitan yang ramah dengan kantong kalian. Layanan yang berkualitas menjadi prioritas utama Penerbit Jejak Pustaka yang selalu mereka kedepankan. Bagaimana? Tertarik? Silakan hubungi CP untuk informasi lebih lanjut.
Kontributor : Risen Dhawuh Abdullah





