Onomatope ayam

Pengertian dan Contoh Onomatope pada Hewan, Termasuk Buaya!

Mungkin kalian asing dengan istilah onomatope. Namun, kalian sudah tahu, ternyata onomatope merupakan sesuatu hal yang dekat dengan kita. Lalu, apa itu onomatope?

Gampangnya onomatope adalah tiruan bunyi. Kemudian pengertian secara umum kurang lebih seperti ini, pemberian nama pada suatu kata yang didasarkan pada bunyinya. Sementara itu menurut Harimurti (1989: 116) onomatope adalah penamaan benda atau perbuatan dengan peniruan bunyi yang diasosiasikan dengan benda atau perbuatan itu.

Onomatope bisa berasal dari suara hewan, manusia, benda, dll. Dalam artikel ini hanya akan memberikan contoh onomatope suara hewan. Berikut beberapa onomatope suara hewan yang familiar di lingkungan Anda dalam bahasa Indonesia tentunya!

  1. Kukuruyuk à tiruan bunyi suara ayam yang sedang berkokok
  2. Guk… guk… guk à tiruan bunyi suara anjing yang sedang menggonggong
  3. Mbekkkk…. Mbekkk à tiruan bunyi suara kambing yang lapar
  4. Wekkk…. Wekkk…. à tiruan bunyi suara bebek yang sedang berlari
  5. Nggenggg…. Nggenggg à tiruan bunyi suara nyamuk yang terbang
  6. Cit… cit… citt… -> tiruan bunyi suara anak ayam yang sedang berebut makan

Itu beberapa contoh onomatope pada hewan. Tentunya masih banyak onomatope hewan yang jika disebutkan satu per satu di sini akan terasa membosankan jika dibaca. Tapi tahukah Anda, ada satu onomatope hewan yang akrab Anda dengar. Hewan apakah itu? Ya, benar buaya. Onomatope hewan yang satu ini ada banyak, beberapa di antaranya sebagai berikut:

  1. “Aku hanya chat sama kamu, kok.”
  2. “Kalau chattingan sama kamu gini, apa gak ada yang marah?”
  3. “Aku janji aku bakal setia.”
  4. “Masa aku ninggalin orang kayak kamu, susah tau nyarinya!”
  5. “Dia itu jahat sama kamu, kok kamu mau sih? mending sama aku.”
  6. “Aku nggak mau pacaran, aku maunya ta’arufan aja sama kamu.”
  7. “Sejak kenal kamu, aku jadi tau tujuan hidupku.”
  8. Dll.

Nah, kalian tentunya sering mendengar onomatope suara buaya di atas. Tentu masih banyak onomatope buaya yang lain. Bisa jadi kalian praktisinya. Terlepas dari itu, semoga artikel ini bermanfaat!

Nah, bagian kalian yang mempunyai naskah dan bingung hendak menerbitkan di mana, Penerbit Jejak Pustaka hadir memberikan solusi atas kebingungan. Penerbit Jejak Pustaka hadir dengan berbagai paket penerbitan yang terjangkau. Jika ingin tahu info lebih lanjut, bisa cek dengan menghubungi CP yang ada di website ini!


Kontributor : Risen Dhawuh Abdullah

Artikel Terbaru

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *