Halo, Sahabat Bung Jep! Kamu tau gak, sih, dalam setiap penulisan ada hal-hal yang harus kamu perhatikan, loh. Jadi, kamu tidak hanya sekadar menulis, tapi kamu juga harus tahu apakah tulisanmu itu sudah tepat atau belum. Kalau kita membicarakan aturan dalam penulisan, tentunya banyak sekali topik yang akan dibahas. Nah, kali ini Bung Jep akan menginformasikan salah satu topik yang mungkin tanpa kalian sadari kalian sering salah menuliskannya, yaitu pelesapan bunyi /s/, /k/, /p/, /t/ jika diberikan imbuhan (me-).
Mungkin sering kali kamu tidak sadar apakah penulisanmu itu sudah benar atau belum. Nah, yuk, sama-sama kita belajar!
Penggunaan kata yang diawali huruf /s/, /k/, /p/, dan /t/ harus diluluhkan jika bertemu dengan imbuhan (me-). Contohnya:
1. Kata ‘salin’, jika diberi imbuhan, yang benar ialah ‘menyalin’ bukan ‘mensalin’.
Contoh kalimat: “Pagi-pagi sekali, Indra sudah duduk di bangkunya dan menyalin tugas yang akan dikumpulkan hari ini.”
2. Kata ‘kipas’, jika diberi imbuhan, yang tepat ialah ‘mengipas’ bukan ‘mengkipas’.
Contoh kalimat: “Indra bersama adiknya berkerja sama mengipasi arang untuk memanggang sate.”
3. Kata ‘perlu’, jika diberi imbuhan, yang benar ialah ‘memerlukan’ bukan ‘memperlukan’.
Contoh kalimat: “Indra memerlukan beberapa alat masak untuk ia bawa ke perkemahan.”
4. Kata ‘tempat’, jika diberi imbuhan, yang benar ialah ‘menempati’ bukan ‘mentempati’.
Contoh kalimat: “Indra menempati peringkat ketiga dari 175 siswa yang mengikuti SNMPTN.”
Beberapa poin di atas sering kita temukan dalam beberapa tulisan, tetapi tidak semua penulis paham akan hal ini. Memang, ada seorang editor yang akan memeriksakan atau mengoreksi hal ini. Namun, jika kamu sudah mengetahui dan mempelajari hal ini, tidak ada salahnya untuk menulis sesuatu yang benar sesuai kaidah. Yuk, sama-sama kita perbaiki!
Kontributor: Hafifah Septiyanti





