Ferdinand de Saussure, Pelopor Linguistik Modern yang Lahir pada November

Dalam dunia linguistik, nama Ferdinand de Saussure tentunya tidak asing. Apalagi jika berbicara pada linguistik modern. Saussure merupakan salah satu pelopor linguistik modern.

Apakah kalian sudah tahu, kapan Saussure lahir? Bagaimana kehidupannya? Bagaimana fakta-fakta mengenai dirinya? Jejakpustaka.com mencoba memberikan sedikit informasi mengenai hal tersebut.

  1. Ferdinand de Saussure merupakan seorang linguis asal Swiss. Gagasannya mengenai struktur bahasa menjadi dasar bagi pendekatan dan kemajuan ilmu linguistik pada abad ke-20.
  2. Saussure lahir pada 26 November 1857 di Geneva (Jenewa), Swiss. Ia meninggal dunia pada 22 Februari 1913.
  3. Pandangan-pandangannya tentang bahasa dapat diketahui dari buku yang terbit setelah ia meninggal, berjudul Cours de linguistique Générale yang diterbitkan oleh Charles Bally dan Albert Sechehay. Buku itu merupakan catatan-catatan para muridnya selama ia mengajar linguistik di Universitas Jenewa pada tahun 1906 hingga 1911.
  4. Pandangan-pandangan Saussure dibentuk ke dalam beberapa dikotomi.
  5. Dikotomi pertama menjelaskan tentang bagaimana bahasa dapat dipelajari dari waktu ke waktu atau pada suatu waktu tertentu.
  6. Dikotomi kedua adalah tentang langue dan parole. Dikotomi ini menjelaskan tentang gagasan Saussure tentang pembedaan antara langue dan parole. Langue bersifat abstrak, sementara itu parole bersifat konkret.
  7. Dikotomi yang ketiga adalah signifiant dan signifié. Citra bunyi adalah signifiant, yang merupakan kesan psikologis yang muncul di dalam pikiran kita. Sedangkan signifié merupakan kesan makna yang ada di dalam pikiran kita, sehingga signifiant dan signifié tidak dapat dipisahkan, sebab keduanya berkaitan erat.
  8. Serta yang terakhir adalah tentang hubungan sintagmatik dan paradigmatik. Pembeda dari keduanya adalah, jika hubungan sintagmatik merupakan hubungan antara unsur yang ada dalam suatu tuturan, sementara paradigmatik justru merupakan hubungan di antara unsur-unsur yang ada di suatu tuturan dengan unsur-unsur di luar tuturan yang bersangkutan.

Itulah sedikit penjelasan mengenai salah satu tokoh pelopor linguistik modern, Ferdinand de Saussure, beserta pandangan-pandangannya. Meskipun kalian tidak menimba ilmu atau menggeluti bidang bahasa, mengetahui tokoh-tokoh yang membuat bahasa menjadi berkembang juga perlu!


Kontributor : Risen Dhawuh Abdullah

Artikel Terbaru

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *