Pernah nggak kalian lihat spanduk di depan rumah orang yang tulisannya “RUMAH DI JUAL HUB. 0878xxxx”? Menurut kalian, penulisannya sudah benar atau belum? Buat kalian yang tahu jawaban benarnya, pasti suka gemes sendiri kan kalau lihat tulisan kayak gitu? Sama! Rasanya mau buru-buru merevisi hihi. ^^
Supaya nggak salah lagi, yuk, simak pembahasan berikut ini.
- Penggunaan Kata Depan “di”
Kata depan “di” dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Kata depan “di” berfungsi untuk menunjukkan keterangan tempat atau lokasi. Misalnya:
- Adik bermain bola di taman.
- Kakak membeli gula di warung.
- “Tolong taruh sapu ini di belakang pintu ya, Dik!” kata Ibu.
- Selama bulan puasa, Romlah berjualan kolak di pinggir jalan.
2. Penggunaan Imbuhan “di-”
Imbuhan “di-“ termasuk ke dalam jenis imbuhan awalan atau prefiks. Imbuhan ini dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya. Pola penulisannya itu ialah (imbuhan “di-”) + (kata kerja). Misalnya:
- Gawai adik yang rusak sudah dijual oleh ayah kemarin.
- “Aku sudah diminta Ibu untuk pulang, Dian,” kata Jessica.
- Laptop itu dipakai Meli.
- Pohon-pohon di taman itu sudah diguyur hujan tadi sore.
Setelah membaca pembahasan mengenai perbedaan kata depan “di” dan imbuhan “di-“, sudah tahu kan jawaban yang benar untuk pertanyaan di atas? Ya, betul! Jawaban yang benar adalah “DIJUAL RUMAH ….”. Jangan sampai salah lagi, ya…
Kontributor: Anggie Indah Putri





