embolalia

Apa itu Embolalia? Berikut Pengertian dan Contohnya

Embolalia? Mungkin kalian baru tahu kata tersebut. Kata yang terdengar seperti embuhlalia ketika diucapkan tersebut merupakan istilah dalam public speaking. Apa itu embolalia? Wujud dari embolalia seperti apa?

Embolalia menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan penggunaan bentuk tegun, misalnya er, apa namanya, anu, dan lain-lain. Mengacu pada pengertian di atas, embolalia merupakan bentuk-bentuk keraguan dalam ucapan seperti kata-kata pengisi yang tidak berarti, frasa, atau kekesalan seperti um, hmm, Anda tahu, suka, oke, dan uh.

Keraguan dalam public speaking bisa terjadi karena beberapa faktor, misalnya grogi, badan kurang fit, lupa, persiapan kurang, dll. Kalian mungkin pernah mengalaminya saat berbicara di depan. Setelah kejadian, mungkin kalian akan malu. Namun, hal itu merupakan proses daripada pembelajaran.

Melansir dari id.eferrit.com, embolalia sendiri berasal dari dua kata Yunani yang berarti “sesuatu yang dilemparkan”. Dalam The Painted Word (2013), Phil Cousineau mengamati bahwa embolalia adalah “kata yang hampir sempurna untuk menggambarkan apa yang kita semua lakukan pada suatu saat dalam kehidupan kita – kita melemparkan kata-kata tanpa memikirkannya.”

Contoh Embolalia dilansir dari id.eferrit.com:

“Um, ini adalah momen yang cukup unik baik di kami, Anda tahu, dalam sejarah negara kami, dan, dan di, dalam, Anda tahu, kehidupan saya sendiri, dan um, Anda tahu, kami menghadapi, Anda tahu, tantangan yang luar biasa , ekonomi kami, Anda tahu, perawatan kesehatan, orang-orang kehilangan pekerjaan mereka di sini di New York jelas um, ah, Anda tahu. ” (Caroline Kennedy, dalam wawancara yang dilakukan oleh Nicholas Confessore dan David M. Halbfinger dari The New York Times , 27 Desember 2008).

“Mrs. Kennedy telah berhasil dengan berbagai cara untuk tampak benar-benar tidak jelas sementara kurang dalam keterampilan dasar berbicara biasa. Tidak ada sedikit ejekan tentang ketergantungannya dalam percakapan pada pengisi verbal, ‘Anda tahu.” Dia mendengar untuk mengucapkannya 138 kali dalam percakapan dengan wartawan dari The New York Times . Dalam satu wawancara TV, dia dilaporkan melaju melewati angka 200. Itu banyak dari Anda yang tahu. ” (David Usborne, “Sekarang Voters Turn Against Gagap Kennedy Kampanye.” The Independent , 7 Januari 2009)

Melemparkan Kata-Kata Di Sekitar

Salah satu solusi ketika mengalami embolalia adalah dengan melempar kata-kata ke sekitar atau audiens, sehingga keraguan yang sedang kalian rasakan tidak akan terlihat. Ketika melempar kata-kata ke audiens, kalian juga bisa memikirkan kata yang tepat yang akan diucapkan selanjutnya. Ada sebuah keterangan berikut:

“Kebiasaan yang gugup, maksud saya, gagap, Anda tahu, memasukkan, maksud saya agak melemparkan kata-kata tanpa arti ke dalam, Anda tahu, kalimat, ketika Anda, ah, berbicara . Melempar di kata lempar itu bukan kecelakaan, seperti yang jelas dalam kata dasarnya , emballein Yunani, dari em , dalam, dan ballein , untuk dilemparkan atau di … Jadi embolalia ternyata menjadi kata seharga enam puluh empat dolar untuk menggambarkan kebiasaan melempar kata tanpa berpikir … Kebiasaan ini dicirikan oleh ucapan-ucapan yang sering tidak dapat dikendalikan ( hmm, umm, errr ), dan merupakan suatu kegelisahan yang menggelisahkan dalam bahasa di mana-mana. Penyebabnya bisa berupa kemunduran kata yang diucapkan secara umum, atau kurangnya penghormatan terhadapnya, kegelisahan, atau penghinaan untuk penggunaan bahasa yang tepat, puitis, atau berwarna-warni. ” (Phil Cousineau, The Painted Word: A Treasure Chest of Remarkable Words and The Origins . Viva, 2013)

Nah, tidak ada manusia yang sempurna, buktinya ada embolalia. Walau begitu, kalian harus mempersiapkan sebaik mungkin ketika hendak melakukan public speaking supaya embolalia tidak terjadi. Jika lancar, kalian juga yang senang bukan?


Kontributor : Risen Dhawuh Abdullah

Artikel Terbaru

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *