Penggunaan Kata “Jam” dan “Pukul” yang Tepat dalam Bahasa Indonesia — Kita tentu akrab dengan kata “pukul” dan “jam”. Kedua kata tersebut berkaitan dengan waktu. Ketika teman kalian misalnya, mengajak untuk main, kalian akan menjawabnya, jam berapa? Pukul berapa?
Sekilas memang kata “jam” dan “pukul” tidak ada perbedaan. Kebanyakan masyarakat kita bahkan malah menggunakan kata “jam” sebagai penanda waktu. Nah, padahal penggunaan tersebut salah. Lalu bagaimana penggunaan kata “jam” dan “pukul” yang benar?
Tentu kita mengacu Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk menentukan penggunaan yang tepat.
Dalam konteks waktu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata “pukul” mempunyai arti saat yang menyatakan waktu. Sementara itu “jam” mempunyai arti [1] alat untuk mengukur waktu (seperti arloji, lonceng dinding), [2] waktu yang lamanya 1/24 hari, [3] pukul [4] waktu; saat.
Mengacu pada keterangan tersebut maka:
Pukul
Penggunaan kata “pukul” adalah untuk menunjukkan saat atau waktu di mana suatu peristiwa terjadi. Pukul menunjukkan satuan waktu secara spesifik, bukan durasi, masa, atau jangka waktu. Misalnya: Jam belajar di sekolah akan dimulai pukul 07.00.
Jam
Sementara itu “jam” menunjukkan masa atau jangka waktu yang sering kita sebut sebagai durasi. Misalnya: Proses rapat menghabiskan waktu kurang lebih satu jam.
Selain itu kata “jam” juga bisa bermakna sebagai alat penunjuk waktu. Misalnya jam dinding dan jam tangan.
Kita sering menemui kasus penggunaan jam untuk mengganti pukul. Misalnya jam 12 siang. Masyarakat masih menganggap jika pukul masih dirasa terlalu formal dan kaku jika digunakan dalam percakapan sehari-hari. Penggunaan kata jam lebih biasa daripada pukul. Jangan budayakan hal itu!
Itulah penjelasan singkat penggunaan kata “jam” dan “pukul” sesuai kaidah bahasa Indonesia. Kalian masih penasaran perbedaan-perbedaan apalagi sih yang orang awam belum tahu? Simak terus website jejakpustaka.com yang selalu menyajikan konten-konten asyik seputar kebahasaan dan informasi lain yang berguna.
Kontributor : Risen Dhawuh Abdullah






1 komentar untuk “Penggunaan Kata “Jam” dan “Pukul” yang Tepat dalam Bahasa Indonesia”
Pingback: Apa itu Embolalia? Berikut Pengertian dan Contohnya -