Kalian apakah pernah memikirkan, apa bedanya penerjemah dan juru bahasa? Sekilas mungkin sama. Sama-sama mengalihkan satu bahasa ke bahasa yang lain.
Padahal keduanya terdapat perbedaan. Lho, kok beda? Bukankah sudah disebutkan bahwa sama-sama mengalihkan bahasa dari satu bahasa ke bahasa lain?
Nah, jejakpustaka.com mencoba memaparkan perbedaan di antara keduanya. Berikut perbedaan antara penerjemah dengan juru bahasa:
| No. | Penerjemah | Juru Bahasa |
| Pengertian | Orang yang mengalihbahasakan pesan secara tulis. | Orang yang menerjemahkan tuturan langsung (bahasa lisan) dari satu bahasa ke dalam bahasa lain. Ada yang menyebutnya sebagai penerjemah lisan atau interpreter. |
| Media | Media yang digunakan biasanya menggunakan kamus, thesaurus, dan media rujukan lainnya sebagai alat bantu proses pengalihan pesan. | Tidak dapat menggunakan kamus selama proses penjurubahasaannya. Biasanya seorang juru bahasa menggunakan kertas, pensil, headphone, serta mikrofon. |
| Waktu | Waktu pengerjaannya biasanya memiliki waktu yang lebih fleksibel untuk memproses informasi yang terbaca. | Mempunyai waktu yang sangat terbatas untuk mengalihbahasakan informasi yan terdengar atau terlihat dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. |
Nah, itulah perbedaan penerjemah dengan juru bahasa. Cukup jelas bukan perbedaannya? Bagaimana apakah sekarang sudah paham? Semoga paham ya!
Bagi kalian yang ingin menerbitkan buku dan bingung mau menerbitkan di mana, tenang Penerbit Jejak Pustaka hadir menjawab kegelisahan kalian. Tersedia beberapa paket penerbitan dengan harga yang terjangkau. Tertarik? Silakan kontak CP.
Kontributor : Risen Dhawuh Abdullah





