10 akronim unik yang sering diucapkan kalangan milenial — apakah kalian pernah mendengar istilah akronim? Bagi pelajar istilah tersebut pasti identik mata pelajaran bahasa Indonesia. Bagi orang awam, istilah tersebut identik dengan singkatan. Apakah benar demikian?
Sebelum ke pembahasan judul artikel akan sedikit dijelaskan terlebih, apa itu pengertian akronim. Pengertian akronim menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah singkatan yang berupa gabungan huruf atau suku kata atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar. Misalnya ponsel yang merupakan akronim dari telepon seluler.
Pada uraian sebelumnya sempat disinggung mengenai singkatan. Benarkah identik? Singkatan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah hasil dari menyingkat (memendekkan), berupa huruf atau gabungan huruf. Misalnya DPR, KKN, dll.
Berbicara akronim, dewasa ini penggunaannya mengalami perkembangan. Apalagi di kalangan anak muda. Sehingga akronim-akronim tersebut dianggap sebagai suatu keunikan. Apakah kalian tahu akronim-akronim yang unik digunakan oleh kalangan muda atau milenial?
1. Kepo
Kepo mengalami proses akronimisasi dengan mengekalkan huruf pertama dari setiap kata “knowing everything particular object”. Akronim ini biasanya diucapkan ketika seseorang ingin tahu segala hal mengenai lawan bicaranya.
2. Kuker
Kuker merupakan akronim dari “kurang pergaulan”. Akronim ini biasanya ditujukan oleh orang yang kurang suka bersosialisasi, konteks anak muda adalah nongkrong.
3. Gaje
Gaje merupakan akronim dari “gak jelas” atau bahasa formalnya “tidak jelas”. Akronim ini biasanya diucapkan ketika tiba-tiba seseorang bertindak atau berucap sesuatu yang tidak jelas.
4. Bucin
Bucin merupakan akronim dari “Budak Cinta”. Akronim ini ditujukan untuk orang yang sedang jatuh cinta dan terlalu cinta sehingga ia lupa bersosialisasi dengan temannya.
5. Modus
Selanjutnya adalah modus yang merupakan akronim dari “Modal Dusta”. Modus bermakna seseorang yang mempunyai niat lain di balik perbuatannya.
6. Duren
Jangan salah, “duren” bisa mengalami perubahan makna jika kalangan muda yang mengucapkan. Duren bukan lagi dianggap sebagai jenis buah, melainkan akronim dari “Duda Keren”.
7. Bosque
Ketika kalangan muda menyapa atau memanggil temannya lewat chatting, sering menulis “bosque”. Nah, bosque merupakan akronim dari “Bos Ku”.
8. Omdo
Omdo biasanya ditujukan untuk orang yang hanya suka berteori tanpa merealisasikan teorinya dengan praktik. Kata omdo merupakan akronim dari “Omong Doang”.
9. Mabar
Ketika seorang mengajak bermain game, dia biasanya berupa mabar. Nah, mabar ada akronimnya yaitu “Main Bareng”.
10. Lakoste
Ketika ada laki-laki muda dan dia dikatai lakoste, maksud dari kata lakoste adalah “Laki-laki Kosong Terus”. Dengan kata lain maknanya tidak kunjung punya pacar atau jomlo terus.
Itulah, 10 akronim yang unik dan sering diucapkan oleh kalangan milenial.
Sekadar informasi, bagi kalian yang bingung hendak menerbitkan naskahnya di mana, Penerbit Jejak Pustaka hadir membawa solusi untuk keresahan. Paket penerbit yang terjangkau dengan kantong dan pelayanan yang profesional akan membuat kalian terpuaskan. Info lebih lanjut hubungi CP Penerbit Jejak Pustaka.
Kontributor : Risen Dhawuh Abdullah





