Tidak terasa, Piala Dunia 2022 Qatar sudah masuk babak 8 besar. Babak tersebut menurut jadwal akan dilaksanakan mulai (9/12/2022).
Pertandingan-pertandingan sudah sukses digelar. Kejutan-kejutan bermunculan di edisi piala dunia kali ini.
Seperti Jepang dan Korea Selatan yang lolos ke-16 besar. Kemudian Australia juga lolos ke-16 besar. Padahal ketiga tim tidak pernah diperhitungkan.
Jepang seolah mementahkan prediksi di seluruh dunia. Tidak main-main ia berhasil mengalahkan Jerman dan Spanyol dengan skor masing-masing 2-1.
Kemudian Korea Selatan lolos setelah mengalahkan tim cadangan Portugal 2-1. Sementara Australia lolos ke babak 16 besar usai mengalahkan Denmark 1-0.
Keberhasilan ketiganya meloloskan diri dari grup dianggap luar biasa. Tapi tidak jarang juga yang menganggapnya sebagai keberuntungan belaka.
Buktinya di babak 16 besar, tidak ada satu pun dari ketiganya yang lolos 8 besar. Beberapa pengamat sepakbola menilai bahwa mental ketiganya belum bisa diadu di babak 16 besar. Selain itu permainan yang membosankan juga menjadi faktornya.
Pada babak 8 besar, Timnas Maroko berhasil menjaga kejutan tersebut. Maroko dianggap tim yang tidak diperhitungkan masuk 8 besar.
Permainan negatif football berhasil meredam tiki-taka Timnas Spanyol. Mereka menang adu pinalti dengan skor 3-0.
Terlepas dari kejutan-kejutan di atas, ada satu yang menjadi perhatian. Netizen penasaran dengan penulisan skor yang benar. Hal ini terjadi karena penulisan di beberapa artikel mengalami perbedaan antara satu dengan yang lain.
Lalu bagaimana penulisan skor yang benar? Nah, jejakpustaka.com mencoba memberitahukan hal itu. Melansir dari media sosial narabahasa.id dan Wikipedia.com berikut aturan penulisan skor dalam pertandingan sepakbola yang salah dan benar:
| Penulisan Skor Pertandingan |
| 2:1 (salah) |
| 2 – 1 (salah) |
| 2-1 (benar) |
Penulisan pertama salah karena menggunakan titik dua. Penulisan kedua salah karena menggunakan spasi. Yang benar adalah penulisan ketiga yang tidak menggunakan spasi.
Nah, itulah penulisan skor yang benar dalam bahasa Indonesia. Apakah cukup menjelaskan? Mudah dipahami bukan?
Kontributor : Risen Dhawuh Abdullah





