gerakan literasi

3 Gerakan Literasi yang Unik di Indonesia, Mungkin Anda Belum Tahu!

Anda mungkin tahu jika tingkatan literasi di Indonesia sangat memprihatinkan. Melansir dari kompas.com (21/7/2022) Survei World Culture Index tahun 2018 menunjukkan tingkat literasi serta minat baca di Indonesia berada pada kedua dari yang terbawa, tepatnya ranking 60 dari 61 negara.

Terlepas dari keprihatinan tersebut, apakah Anda tahu pengertian literasi? Yups, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI V) literasi adalah [1] kemampuan menulis dan membaca [2] pengetahuan atau keterampilan dalam bidang atau aktivitas tertentu [3] kemampuan individu dalam mengolah informmasi dan pengetahuan untuk kecakapan hidup.

Nah, berbicara literasi, ternyata ada gerakan literasi yang unik di Indonesia. Apakah Anda sudah mengetahuinya, gerakan literasi di Indonesia berikut ini?

1. Gerakan Literasi di Puskesmas

Gerakan literasi unik yang pertama digagas oleh Michelle Setiawan yang pada tahun 2020 berusia 16 tahun. Ia membuat gerakan literasi unik berupa menjadikan puskesmas sebagai wadah menyalurkan buku yang hendak diberikan kepada khalayak.

Pemilihan tempat yang cukup unik yakni puskesmas didasarkan pada pengalaman Michelle. Ia menyadari, menunggu berobat di rumah sakit membuatnya cukup panik. Membaca buku bisa mengalihkan ketakutan tersebut.

Mengutip kompas.com, gerakan literasi ini sudah dilakukan pada beberapa tempat di Jakarta.

2. Gerakan Literasi di Penjara

Pemilihan tempat unik guna menjalankan aksi literasi juga dilakukan Mila Muzakkar. Membuat Generasi Literasi, Mila menyasar peningkatan literasi untuk anak-anak yang masih mendekam di penjara.

Tidak sekadar memberi bahan bacaan kepada anak-anak yang ada di hotel prodeo, Mila bersama para relawan lainnya di Generasi Literat mengajak anak-anak tersebut memahami apa yang tertuang dalam bacaan mereka dengan cara yang kreatif.

Gerakan literasi ini bernama Gerakan Literasi Damai dan sudah berlangsung sejak tahun 2017.

3. Gerakan Literasi Infaq Koin

Pada tahun 2018, MTs N 1 Balikpapan membuat terobosan gerakan literasi dengan nama “Koinku untuk Buku”. Program ini bertujuan mengumpulkan infaq koin sebanyak-banyaknya dari siswa untuk menambah koleksi buku perpustakaan.

Koin yang sudah terkumpul kemudian diserahkan ke Aliansi Bikers Sosial Balikpapan untuk pembelian buku. Aliansi Bikers Sosial Balikpapan sendiri merupakan satu komunitas biker yang aktif melakukan program Gemar Membaca di masyarakat, misalnya mengadakan program Lapak Gemar Membaca di Lapangan Merdeka, Pustaka Baca Keliling, Kampung Baca dan lain-lain.

Nah, itulah 3 gerakan literasi yang unik di Indonesia. Menumbuhkan budaya literasi tentunya menjadi hal yang sangat penting. Jika literasinya bagus, maka bangsa Indonesia akan maju.

Sumber referensi :

https://edukasi.kompas.com/read/2020/01/16/20203281/orang-muda-gagas-gerakan-literasi-dari-puskesmas-sampai-penjara-anak?page=all

faktualnews.co dengan judul berita “Koinku untuk Buku, Terobosan Unik Literasi Minat Baca Ala MTs Balikpapan” diakses pada 21 Juli 2022.


Kontributor : Risen Dhawuh Abdullah

Artikel Terbaru

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *