penghargaan penulis

5 Penghargaan untuk Penulis Di Indonesia yang Bisa Anda Coba

Di Indonesia terus lahir penulis-penulis baru yang potensial. Tidak hanya satu dua yang dibesarkan namanya lewat sebuah sayembara atau sebuah penghargaan. Pemuatan karya di media massa memang mempengaruhi popularitas. Tapi menurut beberapa pegiat literasi, hal tersebut akan menjadi kurang lengkap apabila seseorang belum memperoleh penghargaan.

Penghargaan memang dapat memberikan legitimasi terhadap masyarakat, sebab orang akan berpikir, jika sudah memperoleh penghargaan, karyanya tidak lagi meragukan. Padahal sebenarnya jika mau menilik lebih lanjut, tidak demikian juga. Namun, terlepas dari itu, ada beberapa penghargaan untuk penulis Indonesia yang rutin ada. Berikut 5 penghargaan untuk penulis di Indonesia.

1. Sayembara Novel DKJ

Sayembara Novel DKJ sudah ada sejak 1974. Dulunya bernama “Sayembara Mengarang Roman”. Penghargaan tersebut berhadiah puluhan juta. Sudah banyak penulis yang menjadi besar berkat sayembara tersebut. Mulai dari Putu Wijaya hingga Felix K. Nesi. DKJ sendiri adalah singkatan dari Dewan Kesenian Jakarta.

2. Kusala Sastra Khatulistiwa

Merupakan ajang penghargaan bagi dunia kesusastraan Indonesia yang didirikan oleh Richard Oh dan Takeshi Ichiki. Penghargaan tersebut mulai ada sejak tahun 2001. Sebelumnya bernama Khatulistiwa Literary Award, tetapi pada tahun 2014 berganti.

3. Anugerah Cerpen Kompas

Malam anugerah cerpen kompas adalah sebuah penghargaan untuk para penulis cerpen yang karyanya terbit di Harian Kompas. Penghargaan tersebut biasanya menjadi salah satu dari serangkaian acara ulang tahun Harian Kompas. Cerpen-cerpen yang telah terbit di Harian Kompas diseleksi kembali. Kemudian 15-20 penulis cerpen diundang untuk menghadiri acara tersebut, kemudian dipilihlah satu cerpen terbaik.

4. Tokoh Seni Tempo

Penghargaan ini yang menyelenggarakan adalah Majalah Tempo. Sudah banyak penulis yang menjadi besar berkat penghargaan ini. Di antara beberapa penulis, yang cukup familiar adalah Faisal Oddang dengan karyanya Puya ke Puya.

5. Penghargaan Sastra Badan Bahasa

Penghargaan ini yang menyelenggarakan adalah Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Berawal dengan menentukan nominasi peraih Penghargaan Sastra Badan Bahasa. Kemudian salah satu nominasi akan memperoleh penghargaan dari masing-masing cabang, kumpulan puisi, kritik sastra, naskah drama, novel, dan kumpulan cerpen.

Nah, itulah 5 penghargaan untuk penulis di Indonesia. Semua penghargaan yang telah terjelaskan tentu saja sangat bergengsi. Orang tidak akan meragukan lagi apabila Anda bisa meraih salah satunya. Ingin? Selamat mencoba!


Kontributor : Risen Dhawuh Abdullah

Artikel Terbaru

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *