buntu menulis

Buntu Menulis, Kamu Wajib Baca Tulisan Singkat Ini!

Sudah menjadi suatu kewajaran bagi kamu yang sedang menulis (baca: tulisan jenis apapun), seringkali menemui buntu menulis di tengah jalan. Ada beberapa hal yang membuat kebuntuan itu datang. Mulai dari kamu tiba-tiba tidak sreg dengan tulisanmu dan belum tahu gagasan yang baru hingga tiba-tiba merasa tidak mood untuk menyelesaikan.

Kamu tidak perlu khawatir akan hal ini. Bagi kamu yang sedang mengalami kebuntuan menulis itu, wajib baca uraian berikut.

Pertama, kamu bisa berbincang ke temanmu, sharing tipis-tipis hal yang sedang kamu tulis. Kamu katakan padanya kalau kamu sedang buntu menulis dan bingung kelanjutannya. Barangkali dengan bercerita, temanmu bisa mencarikan jodoh memberikan pencerahan, sehingga kamu bisa lanjut menulis.

Kedua, kamu mungkin perlu piknik. Terbukti, piknik bisa melepaskan segala beban utangan dalam kepala. Alhasil kamu bisa kembali berpikir dengan tenang dan damai. Dari situ kamu akan bisa tahu artinya hidup mendapatkan ide atau gagasan untuk tulisanmu.

Ketiga, kamu perlu membaca lagi atau mendalami lagi gagasan yang sedang kamu tuangkan. Jika tulisanmu bentuknya karya sastra, kamu bisa membaca karya sastra yang setema dengan tulisanmu atau pengarang favoritmu. Jika itu karya ilmiah, mungkin kamu perlu kembali membaca buku-buku sesuai bidang disiplin ilmumu. Perlu diingat, banyak kasus buntu menulis karena tidak menguasai apa yang ditulis!

Keempat, bisa jadi hal yang membuat kamu buntu menulis apalagi secara tiba-tiba adalah gara-gara hal sepele. Dari sekian banyak hal sepele, tentu tidak perlu disebutkan satu per satu karena di sini bukan tempat sampah tempatnya. Ambil saja contoh teringat mantan atau utangan misalnya. Dua hal itu sangat mengganggu sekali, sepele tapi menjengkelkan. Sayangnya penulis artikel ini tidak tahu solusinya. Hanya kamu sendiri yang tahu solusinya akan dua curut masalah itu.

Kelima, kamu perlu istirahat. Sesemangat apapun kamu, bagaimanapun kamu bukan robot. Kamu tetaplah manusia yang punya rasa lelah, terutama menghadapi doi. Kelelahan itu dapat membuatmu tidak bisa berpikir. Maka beristirahatlah!

Semoga kamu yang membaca tulisan ini, segera semangat kembali untuk menyelesaikan tulisan yang mangkrak. Selamat bekerja!

Artikel Terbaru

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *