Pesan tidak terbalas

4 Alasan Mengapa Pesan Mahasiswa Tidak Dibalas Dosen

Seringkali kita mendengar seorang mahasiswa mengeluh karena pesan yang dikirim kepada dosen, tidak dibalas. Akibatnya, mahasiswa menjadi kecewa atas perlakuan tersebut sehingga timbul prasangka. Mulai dari menuduh dosen pilih kasih sampai menganggap kalau dosen itu tidak menyukai si mahasiswa. Namun, apakah kamu tahu jika ternyata ada alasan, mengapa dosen tidak membalas pesanmu walaupun ini hanya sebuah kemungkinan. Bisa jadi kamu pernah melakukan kesalahan yang tidak kamu sadari. Nah kesalahan itulah yang kemudian menjadi alasan dosen tidak membalas pesanmu.

  • Menggunakan Kata Tidak Baku

Dosen tidak membalas pesanmu, bisa jadi karena ia kesal dengan isi pesanmu yang menggunakan kata tidak baku. Mahasiswa sebagai kaum terpelajar adalah harga mati tahu akan kata yang baku. Nah, jangan-jangan kamu sudah membuat kesalahan ini berulangkali?

  • Menyingkat-Nyingkat Kata

Alasan yang kedua masih berhubungan dengan kata. Kamu mungkin menyingkat-nyingkat kata dalam pesanmu. Jika singkatan kata itu familiar, tidak akan menjadi masalah. Tapi apabila singkatan itu tidak umum? Bisa jadi dosen tidak tahu maksud pesanmu karena kamu menyingkat-nyingkat kata, sehingga ia malas menanggapi.

  • Waktu Menghubungi yang Tidak Tepat

Pemilihan waktu menjadi begitu penting dalam mengirim pesan untuk dosen. Sebaiknya kamu menghindari waktu malam hari. Menghubungi dosen malam hari mempunyai kesan kurang sopan, sehingga bukan tidak mungkin justru mengundang rasa kesal, apalagi jika apa yang akan kamu sampaikan merupakan suatu hal yang berat.

  • Dosen yang Sibuk

Tenangkan pikiranmu jika kamu belum mendapat balasan. Pikirkan kembali, siapa dosen yang kamu hubungi. Maksudnya kamu melihat latar belakangnya. Jika dosen yang kamu hubungi punya jabatan penting atau cukup tinggi, sepertinya wajar juga apabila kamu tidak kunjung dapat balasan, sebab biasanya ia mempunyai kesibukan yang lebih. Alternatifnya, kamu bisa datang ke ruangannya atau mencari tahu jadwal mengajarnya sehingga kamu bisa bertemu.


Kontributor : Risen Dhawuh Abdullah

Artikel Terbaru

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *